Ciri-ciri Makhluk Hidup - BRIGADE 86 - Cara Cepat Belajar Komputer dan Belajar Blog
Headlines News :
Powered by Blogger.
Home » » Ciri-ciri Makhluk Hidup

Ciri-ciri Makhluk Hidup

Written By Edie Daneva Warsono on Monday, 11 November 2013 | 21:54

Jasa Like Fanpage Murah 2014, 2015, 2016

Biologi adalah ilmu  yang mempelajari tentang makhluk hidup. Makhluk hidup dapat dibedakan dengan makhluk tak hidup (benda mati) karena memiliki ciri-ciri tertentu. Ciri-ciri makhluk hidup antara lain sebagai berikut:
1.    Bernapas (Respirasi)
Bernapas adalah mengambil oksigen dari luar dan menggunakannya di dalam tubuh untuk oksidasi/ pemecahan makanan sehingga dibebaskan energi.
Pernapasan meliputi:


  • Pengambilan oksigen (O2) dari lingkungan
  • Pengangkutan oksigen (O2) ke sel
  • Penggunaan oksigen (O2)
  • Pengeluaran karbondioksida (CO2).
Pengambilan O2 di dalam tubuh dimanfaatkan untuk proses oksidasi biologi.
Reaksi oksidasi biologi :
Alat pernapasan berbagai makhluk hidup beraneka ragam tergantung jenis makhluk hidup tersebut. Tumbuhan mengambil gas melalui mulut daun (stomata) dan lentisel. Manusia, mamalia, reptil, aves, dan amfibi dengan paru-paru. Berudu dan ikan dengan insang. Serangga dengan trakea.
 

2.    Bergerak
Gerak adalah perpindahan tempat dan posisi tubuh atau bagian tubuh makhluk hidup sebagai respon/ tanggapan terhadap rangsangan baik dari dalam maupun dari luar tubuh. Gerakan manusia dan hewan pada umumnya dapat terlihat jelas dengan berpindah tempat karena memiliki otot dan alat gerak khusus, sementara gerak tumbuhan di bagian tubuhnya tidak mengalami perubahan tempat dan tidak terlihat jelas, namun demikian ada gerakan-gerakan tumbuhan yang dapat diamati misalnya menutupnya daun putri malu bila disentuh, gerak ujung batang ke arah datangnya cahaya, gerak ujung akar ke arah sumber air dan sebagainya.
3.    Makan dan minum (Nutrisi)
Semua makhluk hidup memerlukan makanan untuk menghasilkan energi, mengganti sel-sel yang rusak, pertumbuhan, pembangun tubuh, dan mengatur proses-proses dalam tubuh lainnya.
Manusia dan hewan memperoleh makanan dari makhluk hidup lain karena tidak dapat membuat makanan sendiri (heterotrof/ konsumen). Tumbuhan dapat membuat makanan sendiri denagn melakukan fotosintesis (autotrof/ produsen). Dalam fotosintesis diperlukan air, karbondioksida, klorofil, dan cahaya untuk menghasilkan glukosa, oksigen, dan energi.
Reaksi fotosintesis :
4.    Tumbuh dan Berkembang
  • Tumbuh merupakan proses peningkatan jumlah, ukuran, dan volume sel-sel tubuh. Sedangkan berkembang adalah proses menuju kedewasaan atau berkaitan dengan kematangan suatu organ sehingga berfungsi. Contoh tumbuh:
  • Pertumbuhan manusia: zigot ®fetus®kelahiran®anak®remaja®dewasa®tua
  • Naiknya berat badan anak-anak
  • Kecambah semakin panjang.
Contoh berkembang:
Saat lahir mata bayi hanya dapat membedakan gelap terang, lama kelamaan sudah dapat mengikuti gerakan benda yang bergerak.

5.    Peka terhadap Rangsang (Iritabilita)
  • Yaitu kemampuan makhluk hidup untuk menanggapi rangsang. Pada manusia dan hewan sudah dilengkapi alat indra, sedangkan tumbuhan tidak. Bentuk rangsangan dapat berupa: sentuhan, suhu, bahan kimia, cahaya, suara, dan bau.
  
6.   Berkembang Biak (Reproduksi) 
  • Yaitu cara makhluk hidup untuk menjaga kelestarian jenisnya agar tidak punah. Cara berkembangbiak makhluk hidup dibagi menjadi 2 macam yaitu:
a.     Perkembangbiakan secara tak kawin/ aseksual/ vegetatif
Yaitu cara berkembang biak tanpa melakukan perkawinan atau tidak didahului peleburan sel kelamin jantan dan betina, sehingga sifat keturunannya sama dengan induknya.
Contoh
  • pada tumbuhan: tunas, spora, umbi, rhizoma. 
  • pada hewan: tunas, membelah diri, spora, fragmentasi.
b.    Perkembangbiakan secara kawin/ seksual/ generatif
Yaitu cara berkembang biak dengan melakukan perkawinan atau didahului peleburan sel kelamin jantan dan betina, sehingga sifat keturunannya tidak sama dengan induknya / bervariasi.
Contoh
  • pada tumbuhan: biji.
  • pada hewan: konjugasi, isogami, anisogami.
7.    Adaptasi
  • Yaitu kemampuan makhluk hidup untuk menyesuaikan diri dengan lingkungannya.
Adaptasi ada 3 macam:
a.     adaptasi morfologi
b.    adaptasi fisiologi
c.     adaptasi tingkah laku
8.    Pengeluaran Zat Sisa (Ekskresi)
  • Yaitu membuang zat sisa hasil proses metabolisme di dalam tubuh. Pada manusia dan hewan zat sisa dapat berupa: keringat, urin, empedu, CO2, dan uap air. Sedang pada tumbuhan biasanya berupa CO2 dan uap air. Organ pengeluaran manusia antara lain: paru-paru, ginjal, kulit, dan hati. Sedangkan pada tumbuhan berupa: stomata dan permukaan batang.
Semoga makalah ini bermanfaat. 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Original Basic Design by Absolut Website Creator Modified by Oemah Web Banjar - West Java